Tidak semua penjual online memiliki stock untuk barang yang mereka jual. Beberapa penjual baru menyiapkan produk saat ada yang berniat membelinya.
Cara ini biasanya dilakukan untuk menjaga kesegaran produk dan konsumen dapat menyesuaikan produk sesuai dengan keinginan mereka. Perlu diketahui bahwa Open PO ini sebenernya berbeda dengan open order.
Jika open order berarti pembeli bisa langsung memesan produk yang sudah tersedia, sehingga barang pesanannya dapat tanpa harus menunggu lama. Namun untuk sistem PO terbuka, konsumen harus lebih sabar. Untuk mengetahui lebih lanjut apa itu open PO, berikut penjelasannya.
Pengertian Open PO
Open PO atau open pre order artinya cara berbelanja dimana konsumen yang menginginkan produk tersebut harus membayar uang muka awal untuk produk yang belum tersedia atau belum ready stock. Bagi konsumen yang sudah pesan dan bayar uang muka akan menunggu produk siap dalam waktu sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
Biasanya untuk barang Open PO ini membutuhkan waktu sekitar 1 – 3 minggu hingga produk siap dikirim ke konsumen. Terdapat berbagai alasan mengapa penjual gunakan sistem open PO bagi barang yang ditawarkan, antara lain:
- Proses produksi barang yang memakan waktu lama
- Sehingga pembeli dapat menyesuaikan produk sesuai dengan keinginannya
- Mengutamakan eksklusivitas barang
- Hindari kelebihan stok
- Barang berasal dari pemasok luar negeri
Manfaat Open PO Dalam Bisnis
Biasanya banyak seller yang menggunakan mekanisme Open PO ketika hendak menjual produk-produk special atau limited edition. Istilah yang sama digunakan oleh merek lokal dan internasional. Penjualan Open PO dilakukan untuk berbagai jenis produk mulai dari pakaian, gadget, aksesoris, hingga makanan.
Perlakuan merek terhadap permintaan produk pre-order juga bervariasi. Ada yang memberikan diskon produk Open PO, harga spesial, dan bonus produk. Hal ini dilakukan untuk memberikan gimmick yang menarik agar pelanggan tetap loyal.
Manfaat Open PO dalam Sistem Pemesanan Produk
Dari sistem tersebut, pembelian produk dengan Open PO harus disepakati terlebih dahulu antara penjual dan pembeli beserta jangka waktu penerimaannya. Walaupun sedikit berbeda dengan membeli produk dari etalase atau online, berikut keuntungan Open PO baik untuk penjual maupun pembeli:
- Barang produksi harus dijual karena penjual sudah memiliki pembeli yang pasti
- Jumlah permintaan produk dari pelanggan dapat disesuaikan dengan kapasitas produksi
- Meminimalkan risiko kerugian akibat tidak tercapainya target atau biaya pemasaran yang lebih tinggi
- Pembeli pasti akan mendapatkan produk saat memasuki jalur PO
- Tidak terjadi penumpukan stok sehingga tidak memerlukan penyimpanan di gudang
- Memastikan pemasukan bagi penjual dengan menghitung keuntungan produk terlebih dahulu
- Meningkatkan penjualan karena memberikan kesan produk yang ekslusif ketika diproduksi dalam jumlah yang terbatas sesuai dengan permintaan konsumen
Cara Memaksimalkan Open PO Untuk Bisnis
Jika Anda ingin memaksimalkan Open PO dan dan menerapkannya pada bisnis online Anda, berikut caranya:
Perhatikan Kualitas Produk
Saat memulai bisnis online sangat berbeda dengan menjual produk langsung di pasaran. Jika Anda menjual produk di bisnis online tentunya konsumen atau pembeli tidak bisa langsung melihat produk atau barang yang Anda jual, mereka hanya bisa melihat barang tersebut melalui gambar atau video yang di posting penjual di akun medianya.
Pemilihan Vendor
Dengan bekerja sama dengan vendor yang kredibel, mempunyai sebuah reputasi baik, dan juga telah teruji kualitasnya merupakan keharusan bagi Anda. Oleh karena itu, lakukan observasi sebelum memilih vendor, dan bandingkan dengan beberapa vendor yang sudah ada. Amati apa kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setelah itu, barulah Anda menentukan vendor mana yang memberikan harga paling murah namun tetap berkualitas.
Tetapkan Target Penjualan
Untuk mengatur dan menyesuaikan strategi penjualan Anda, menentukan target penjualan di awal sangat diperlukan. Semakin besar target penjualan Anda, tentunya akan semakin baik efeknya bagi bisnis online Anda.
Jangan terlalu memaksakan target yang tinggi, mulailah dengan target yang kecil terlebih dahulu dan mulailah berjalan perlahan, dengan begitu Anda akan mendapatkan target yang telah Anda tetapkan.
Memaksimalkan Jadwal PO
Cara memaksimalkan Open PO untuk bisnis Anda, Anda bisa menggunakan cara seperti menentukan jadwal PO setiap akhir bulan hingga awal bulan. Ini adalah cara yang cukup efektif untuk memulai bisnis. Pada saat inilah banyak orang menerima gaji dan mulai mencari produk yang mereka inginkan.
Perhatikan Jumlah Pesanan
Ini adalah salah satu faktor yang harus Anda perhatikan, dan terapkan jika Anda ingin berbisnis online. Jika pelanggan Anda memesan barang dari Anda dalam jumlah banyak, jangan terlalu terobsesi dengan jumlah pesanan.
Rekam Pesanan
Seperti yang sudah dijelaskan di atas tentang memperhatikan jumlah pesanan barang, jangan lupa untuk memperhatikan jumlah barang. Anda harus lebih berhati-hati terhadap pesanan yang dikirimkan ke konsumen Anda.
Tuliskan pesanan sesuai dengan keinginan konsumen Anda, misal pelanggan anda memesan tas warna hijau, kemudian catat dan perhatikan pesanan tersebut, serta sesuaikan dengan keinginan konsumen Anda. Jangan sampai salah dan berakhir dengan tidak sesuai dengan yang diinginkan konsumen.
Perhatikan Sumber Daya Manusia
Ketika Anda memulai bisnis online, Anda pasti membutuhkan sumber daya manusia yang kuat. Jika Anda menargetkan penjualan yang besar, Anda pasti memerlukan SDM yang terdiri dari beberapa tim seperti tim produksi, tim admin media sosial, dan tim customer service. Anda juga harus bisa membangun tim yang solid untuk memaksimalkan tujuan yang diinginkan.
Berikan Alur Pesanan yang Jelas
Dengan membuat alur pemesanan yang jelas, Anda dapat memudahkan konsumen memahami sistem PO, sehingga tidak akan mengeluhkan waktu pemrosesan produk yang lama, dan sebagainya. Beberapa ketentuan yang perlu Anda buat misalnya jadwal pembukaan dan penutupan PO, minimum order quantity, lama waktu produksi, perkiraan waktu pengiriman, sistem pembayaran, dan lain sebagainya.
Leave a Reply